Social Icons

Pages

Selasa, Mei 09, 2017

Engkaulah Bunga Itu, Pa Ahok!

Pa Ahok, siang ini tiba-tiba aku teringat Bunga dan Tembok nya Wiji Thukul 
Maka Pa Ahok, 
seumpama bunga, engkau adalah YANG TAK DIHENDAKI TUMBUH
Seumpama bunga, engkau adalah YANG TAK DIHENDAKI ADANYA
Seumpama bunga, engkau adalah YANG RONTOK DI BUMIMU SENDIRI

Mereka barangkali lebih suka tembok ketimbang bunga
Tembok yang menyekat batas
Menjulang angkuh padahal rapuh
Dan hhhhh, benalu yang terlihat bagus rupanya dianggap lebih menarik dibanding bebungaan
Sialnya benalu itu banyak sekali,
Habislah kau digerogoti

Tapi seumpama bunga, kau tetap harum dengan caramu sendiri
Bukankah bunga tak perlu jelaskan pada yang lain tentang dirinya?
Sebab bunga adalah bunga
Ia indah saja, harum saja

Dan engkau akan selalu disukai oleh mereka yang memahami cantiknya.

*terinspirasi Bunga dan Tembok nya Wiji. Saya juga menulis ini ditemani musikalisasi yang dibawakan Fajar Merah dan bang Cholil Mahmud. Tuhan bersama orang yang mengabdikan diri untuk orang banyak, Pa Ahok. You never walk alone...

Source : google


2 komentar:

  1. semoga kelak banyak orang yang bisa mengapresiasi keindahan sekuntum bunga daripada sibuk memikirkan ego sendiri.

    BalasHapus
  2. presepsi kita pada orang baik yang banyak orang bilang mirip saya itu (AHOK)...sama dong yah.
    toss ah

    BalasHapus

Hei sobat, komenin postingannya dunk... Tapi pleaaseee jangan ninggalin link hidup di sini yaa, makasih ^^